Skip to main content

Sudahkah kamu Bayar Hutang Puasamu??

Dalam hitungan kurang dari sebulan lagi, bulan ramadhan akan tiba, bulan yang penuh rahmat dan ampunan dan bulan yang ditunggu - tunggu oleh seluruh umat islam di dunia. Tidak terasa ya? Rasanya baru kemarin mudik lebaran dan macet - macet di jalan bareng pemudik lainnya. Betapa banyak sekali keutamaan yang didapatkan oleh Umat islam di bulan ramadhan ini. 

Apa saja keutamaan bulan ramadhan?

  1. Bulan diturunkannya Alquran
  2. Amal sholeh yang berlipat ganda
  3. Bulan penuh berkah
  4. Bulan pengampunan doa dan dikabulkan doa - doa
  5. Terdapat malam lailatul Qodar
MasyaAllah ya, bagaimana tidak menjadi bulan yang dirindukan oleh banyaknya umat islam di dunia saat tahu bagaimana keutamaan yang ada di dalamnya.

Bagi seorang perempuan, ketika menunggu kedatangan bulan ramadhan tidak hanya sekedar menunggu atau mempersiapkan diri, tapi juga mengingat apakah ada hutang puasa di tahun sebelumnya. Sudah menjadi kodrat bagi sebagian besar perempuan termasuk saya akan mengalami menstruasi setiap bulan dan diharamkan untuk berpuasa. Belum halangan jika sakit, hamil atau menyusui. Pada saat itulah, harus dicatat berapa hari kita meninggalkan puasa agar tidak ada yang terlewat untuk dihitung dan akhirnya tidak terbayar hutangnya.

Menurut saya salah satu ujian untuk perempuan ketika sudah selesai bulan ramadhan apabila mempunyai hutang puasa. Saya pernah merasakan sekali beratnya membayar hutang ketika hari -hari biasa. Bukan berat fisik tapi berat biat dan hati. 10 bulan terlewat begitu saja, baru niat beneran ketika 1 bulan mendekati bulan ramadhan tahun selanjutnya. Ngapain saja coba 10 bulan itu? Kenapa tidak menggunakan waktu sebaik baiknya, membayar puasa di awal - awal bulan setelah ramadhan selesai. Bukankah hati akan lebih tenang? Tapi itulah yang namanya hati, tergoda dan dibolak balikkan setan. Semoga saya lebih istiqomah lagi. Amiinn

Berikut saya copykan Quenstion & A dari www.konsultasisyariah.com tentang kewajiban membayar puasa :


Apa hukum untuk orang yang memiliki hutang ramadhan beberapa tahun, dan belum diqadha hingga sekarang. Mohon penjelasannya. Matur nuwun
Jawab:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,
Allah membolehkan, bagi orang yang tidak mampu menjalankan puasa, baik karena sakit yang ada harapan sembuh atau safar atau sebab lainnya, untuk tidak berpuasa, dan diganti dengan qadha di luar ramadhan. Allah berfirman,
فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ
Barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. (QS. Al-Baqarah: 184)
Kemudian, para ulama mewajibkan, bagi orang yang memiliki hutang puasa ramadhan, sementara dia masih mampu melaksanakan puasa, agar melunasinya sebelum datang ramadhan berikutnya. Berdasarkan keterangan A’isyah radhiyallahu ‘anha,
كَانَ يَكُونُ عَلَيَّ الصَّوْمُ مِنْ رَمَضَانَ، فَمَا أَسْتَطِيعُ أَنْ أَقْضِيَ إِلَّا فِي شَعْبَانَ
Dulu saya pernah memiliki utang puasa ramadhan. Namun saya tidak mampu melunasinya kecuali di bulan sya’ban. (HR. Bukhari 1950 & Muslim 1146)
Dalam riwayat muslim terdapat tambahan,
الشُّغْلُ بِرَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
‘Karena beliau sibuk melayani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.’
A’isyah, istri tercinta Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu siap sedia untuk melayani suaminya, kapanpun suami datang. Sehingga A’isyah tidak ingin hajat suaminya tertunda gara-gara beliau sedang qadha puasa ramadhan. Hingga beliau akhirkan qadhanya, sampai bulan sya’ban, dan itu kesempatan terakhir untuk qadha.
Al-Hafidz Ibnu Hajar mengatakan,
وَيؤْخَذ مِنْ حِرْصهَا عَلَى ذلك في شَعْبَان: أَنَّهُ لا يجُوز تَأْخِير الْقَضَاء حَتَّى يدْخُلَ رَمَضَان آخر
Disimpulkan dari semangatnya A’isyah untuk mengqadha puasa di bulan sya’ban, menunjukkan bahwa tidak boleh mengakhirkan qadha puasa ramadhan, hingga masuk ramadhan berikutnya. (Fathul Bari, 4/191).
Bagaimana jika belum diqadha hingga datang ramadhan berikutnya?
Sebagian ulama memberikan rincian berikut,
Pertama, menunda qadha karena udzur, misalnya kelupaan, sakit, hamil, atau udzur lainnya. Dalam kondisi ini, dia hanya berkewajiban qadha tanpa harus membayar kaffarah. Karena dia menunda di luar kemampuannya.
Imam Ibnu Baz rahimahullah pernah ditanya tentang orang yang sakit selama dua tahun. Sehingga utang ramadhan sebelumnya tidak bisa diqadha hingga masuk ramadhan berikutnya.
Jawaban yang beliau sampaikan,
ليس عليها إطعام إذا كان تأخيرها للقضاء بسبب المرض حتى جاء رمضان آخر ، أما إن كانت أخرت ذلك عن تساهل ، فعليها مع القضاء إطعام مسكين عن كل يوم
Dia tidak wajib membayar kaffarah, jika dia mengakhirkan qadha disebabkan sakitnyam hingga datang ramadhan berikutnya. Namun jika dia mengakhirkan qadha karena menganggap remeh, maka dia wajib qadha dan bayar kaffarah dengan memberi makan orang miskin sejumlah hari utang puasanya.
Sumber: http://www.binbaz.org.sa/mat/572/
Kedua, sengaja menunda qadha hingga masuk ramadhan berikutnya, tanpa udzur atau karena meremehkan. Ada 3 hukum untuk kasus ini:
  1. Hukum qadha tidak hilang. Artinya tetap wajib qadha, sekalipun sudah melewati ramadhan berikutnya. Ulama sepakat akan hal ini.
  2. Kewajiban bertaubat. Karena orang yang secara sengaja menunda qadha tanpa udzur hingga masuk ramadhan berikutnya, termasuk bentuk menunda kewajiban, dan itu terlarang. Sehingga dia melakukan pelanggaran. Karena itu, dia harus bertaubat.
  3. Apakah dia harus membayar kaffarah atas keterlambatan ini?
Bagian ini yang diperselisihkan ulama.
Pendapat pertama, dia wajib membayar kaffarah, ini adalah pendapat mayoritas ulama.
As-Syaukani menjelaskan,
وقوله صلى الله عليه وسلم: “ويطعم كل يوم مسكينًا”: استدل به وبما ورد في معناه مَن قال: بأنها تلزم الفدية من لم يصم ما فات عليه في رمضان حتى حال عليه رمضان آخر، وهم الجمهور، ورُوي عن جماعة من الصحابة؛ منهم: ابن عمر، وابن عباس، وأبو هريرة. وقال الطحاوي عن يحيى بن أكثم قال: وجدته عن ستة من الصحابة، لا أعلم لهم مخالفًا
Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Dia harus membayar fidyah dengan memberi makan orang miskin”, hadis ini dan hadis semisalnya, dijadikan dalil ulama yang berpendapat bahwa wajib membayar fidyah bagi orang yang belum mengqadha ramadhan, hingga masuk ramadhan berikutnya. Dan ini adalah pendapat mayoritas ulama, dan pendapat yang diriwayatkan dari beberapa sahabat, diantaranya Ibnu Umar, Ibnu Abbas, dan Abu Hurairah.
At-Thahawi menyebutkan riwayat dari Yahya bin Akhtsam, yang mengatakan,
وجدته عن ستة من الصحابة، لا أعلم لهم مخالفًا
Aku jumpai pendapat ini dari 6 sahabat, dan aku tidak mengetahui adanya sahabat lain yang mengingkarinya. (Nailul Authar, 4/278)
Pendapat kedua, dia hanya wajib qadha dan tidak wajib kaffarah. Ini pendapat an-Nakhai, Abu Hanifah, dan para ulama hanafiyah. Dalilnya adalah firman Allah,
فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ
Barangsiapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. (QS. Al-aqarah: 184)
Dalam ayat ini, Allah tidak menyebutkan fidyah sama sekali, dan hanya menyebutkan qadha.
Imam al-Albani pernah ditanya tentang kewajiban kaffarah bagi orang yang menunda qadha hingga datang ramadhan berikutnya. Jawaban beliau,
هناك قول، ولكن ليس هناك حديث مرفوع
Ada yang berpendapat demikian, namun tidak ada hadis marfu’ (sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam) di sana. (al-Mausu’ah al-Fiqhiyah al-Muyassarah, 3/327).


Comments

Unknown said…
Alhamdulillah... Sudah..
Unknown said…
Water Hack Burns 2lb of Fat OVERNIGHT

At least 160k men and women are trying a simple and secret "liquids hack" to drop 2 lbs every night as they sleep.

It's very easy and works all the time.

You can do it yourself by following these easy steps:

1) Get a drinking glass and fill it up with water half the way

2) Now learn this crazy HACK

so you'll become 2 lbs thinner when you wake up!

Popular posts from this blog

Alhamdulillah, Anak Lanang Sudah Sunat

Salah satu proses sakral dan dilakukan sekali seumur hidup bagi laki - laki adalah sunat atau khitan. Kebetulan saya punya anak lanang, pastinya harus siap menghadapi proses itu. Meskipun yang sunat anaknya, yang lebay dan deg - degan kok ya bundanya😁. Raihan minta sunat sebenarnya sudah dari kelas 1 SD kemarin pas usianya masih 6,5 tahun, tapi saya belum tega. Setelah dia naik kelas 2 SD dan masih tetep ngeyel minta sunat, akhirnya saya janjikan liburan semester 1 bulan desember 2017. Senang bukan main dia, sudah nanya -nanya terus kapan liburan. Semangat bukan main ingin sunat, mungkin karena beberapa teman di perumahan sudah pada sunat jadi dia tidak takut dengan istilah sunat itu. Akhirnya desember 2017 kemarin kita mudik liburan di nganjuk, sekalian sunat di rumah Kakung. Sengaja memang saya sunat raihan di nganjuk, karena sudah lama dia tidak ketemu keluarga di Nganjuk dan Kediri. Tidak banyak persiapan yang saya lakukan, karena Ibu saya sudah cukup pengalaman nyunatin ...

Ibu, Wanita Hebatku

Adakah yang senasib seperti saya?jauh dari kampung halaman, jauh dari orang tua dan pastinya jauh dari Ibu. Segala hal yang saya rindukan dari beliau. Pelukannya, kesediaannya mendengarkan keluh kesah saya dan masakan beliau yang tiada duanya. Belum ada di Depok yang bisa mengalahkan enaknya masakan Ibu, dari mulai sayur lodeh, sayur ayam lodo, kepala kambing masak santan bahkan sayur beningnya pun saya sangat suka. Ibu saya wanita yang tangguh, ibu rumah tangga yang tidak pernah mengeluh dan selalu menerima apapun yang Ayah berikan. Sebisa mungkin apa yang Ayah berikan selalu beliau cukupkan. Banyak kebaikan yang saya pelajari dari beliau. Kesabaran beliau menghadapi anaknya yang bandelnya minta ampun ini, yang suka ngebut kalau bawa motor, ngabisin uang jajan ke warnet pada saat itu untuk chatting bahkan bolos les di sekolah. Ibu saya wanita yang aktif dengan kegiatan di desa, kecamatan bahkan kabupaten. Kiprah beliau sebagai ibu PKK dan muslimat NU membuahkan banyak ...

Club Taekwondo "O2TC" di Depok

Setelah di tulisan sebelumnya saya pernah menceritakan kegiatan raihan dan afifah yang salah satunya adalah taekwondo. Sekarang saya ingin menceritakan lebih detail tentang club tempat anak - anak latihan taekwondo yang bernama O2TC. Siapa tahu nanti ada ibu - ibu seperti saya yang ingin mencarikan tempat latihan taekwondo untuk anaknya dan searching di internet,  menemukan tulisan saya di blog ini dan bisa dijadikan referensi^^.    Tentang Club Taekwondo O2TC O2TC ini berada di GOR Kesang, jalan Kalimantan Raya, Beji, Depok, tidak jauh dari SDIT Al Muqorrobin. Nama O2TC sendiri merupakan singkatan dari 2 nama sabeum-nya (sabeum : sebutan pelatih untuk taekwondo), Ochied dan Odie. Latihan dijadwalkan seminggu 2 kali yaitu hari selasa dan sabtu setiap jam 15.30 s.d jam 17.45 Wib untuk kelas reguler, sedangkan untuk kelas prestasi dari senin - sabtu tiap jam 19.00 - 21.00 Wib.  Fasilitas dan Pengembangan O2TC memiliki tempat l...

Family Gathering Alki Level 2 di Pondok Zidane

Week end kali ini kayaknya akan full buat Mas Raihan, karena kebetulan hari ini ada family gathering level 2 Sekolahnya dan besok mas raihan ikut di liga futsal AAFI. Menyenangkan sih acara gathering family hari ini, banyak keluarga dari anak -anak level 2 yang hadir. Acara dilaksanakan di Pondok Zidane Sawangan Depok, dari jam 8 pagi - 2 siang. Kita datang terlambat karena berangkat mepet jam 8, alhamdulillah ga macet banget di jalan, karena memang sengaja ga pake mobil, enakan pake motor..wuss wuss wuss. Area di pondok zidane cukup luas dengan fasilitas outbond yang lengkap.  Mulai dari kapal-kapalan, halang rintang, flying fox ada kolam renang juga, kalo ga salah mereka juga menyewakan becak mini dan mainan balon (yang 2 item ini kebetulan ga ada). Tempatnya pun bersih dan sejuk, cocok lah kalo untuk melepas penat sejenak. Ada game juga loh buat orang tua wali murid, seru..rame pisan. hehehe. Oh ya, tempat parkirnya juga luas..cukup untuk mobil dan motor. ...

Tentang Saya...Dulu dan Sekarang

Saya adalah anak rantau, 11 tahun meninggalkan kota kelahiran...tepatnya semenjak saya diterima kerja di Jakarta, di salah satu Perusahaan milik negara yang terletak di sekitar Monas (bukan Pertamina loh..hehe). Sebenarnya kalo jauh dari kampung halaman sudah mulai sejak saya kuliah, disalah satu universitas Negeri di Surabaya, tapi saat itu rasa sebagai anak rantau belum begitu melekat karena seminggu sekali-pun saya bisa pulang hanya dengan waktu  2.5 jam dari terminal bungurasih, pun biaya hidup saya masih sepenuhnya ditanggung oleh orang tua. Saya adalah anak desa disalah satu kota kecil di Jawa Timur. Desa yang selalu saya rindukan karena begitu banyak kenangan indah disana. Desa yang terkenal dengan jajanan "dumbleg", jajanan ini hanya ada di desa saya. Masa kecil saya yang sangat bahagia, dengan segala kesederhanaan dan keceriaan bersama teman-teman. Saya selalu rindu dengan orang tua saya, orang tua yang selalu memberikan banyak pelajaran hidup untuk saya, mendukung...

Merindukannya Bukan Untuk Kembali

Kemarin adalah pertama kalinya saya main ke ex-kantor setelah saya memutuskan untuk resign dan menjadi full time mother.  Biasanya sangat susah buat saya mengatur waktu karena jam sekolah Raihan dan Afifah yang berbeda. Kebetulan kemarin Raihan libur dan ada tetangga yang bisa saya titipin. Saya sudah mulai tega meninggalkan Raihan sendirian di rumah selama ada tetangga yang bisa dititipin, karena Raihan lebih suka main dengan teman - temannya daripada ikut saya pergi. Menginjakkan kaki kembali di kantor kesayangan setelah 10 bulan resign, membuat hati saya berdesir. Saya seperti masih merasakan salah satu bagian dari Perusahaan ini. Dulu saya meninggalkan pekerjaan dan status saya sebagai karyawan perusahaan murni karena saya ingin resign demi keluarga bukan karena ketidaknyamanan saya di Kantor. Bertemu teman - teman lama yang sudah seperti keluarga membuat perasaan rindu di hati meluap.  Dulu dengan mereka saya banyak berdiskusi tentang pekerjaan dan mengobrol ...

Say...Alhamdulillah

Bismillah... Alhamdulillah Ya Rabb..senyum itu masih tersungging di bibirku, hati ini terasa lebih yakin dan tenang dalam melangkah saat aku dekat pada-MU.. Aku tidak perlu sedih dan sakit dengan semua keputusanku ini, dengan semua yang telah terjadi. Karena aku yakin ini adalah teguran dari-MU ya Rabb, ENGKAU masih sangat menyayangiku, ENGKAU telah menyelamatkan aku dari hal-hal yang membuatku jauh dari-MU, ENGKAU yang melepaskan semua beban dari hatiku, ENGKAU telah menunjukkan kebenaran atas apa yang tidak aku ketahui, ENGKAU yang menyadarkan bahwa yang menurutku baik ternyata hanyalah nafsu duniaku, ENGKAU yang Maha Tau bagaimana membuatku bisa menjadi lebih baik, ENGKAU telah menegurku dan membangunkan dari tidur panjangku.. Kebahagiaan yang aku rasakan kemarin hanyalah semu, aku terlena dengan "kemanisan" dunia, terhanyut oleh suasana yang membuatku jauh dari-MU...Aku bersyukur dengan semua itu, aku bersyukur pernah merasakan hal itu, karenanya aku tau kekurang...

Korelasi Antara Badmood dan Rasa Bahagia

Yes....akhirnya tangan dan jari - jari ini mau ngetik - ngetik lagi di blog ini setelah 2 hari malas mendera dan tidak ada ide apa yang akan aku tulis. Sekali ngetik tulisan judulnya udah seperti judul skripsi, korelasi dan hubungan, hahaha. Tiba - tiba aja ingin membahas tentang badmood alias suasana hati yang buruk. Benar begitu bukan artinya? Intinya ketika seseorang yang dalam keadaan tidak enak hati, galau, tidak tenang dan yang lain - lain yang tidak jauh beda dengan perasaan - perasaan itu. Lalu apa korelasi atau hububgan antara badmood dan rasa bahagia? Kalau untuk saya, sangat erat sekali hubungannya. Ketika dalan keadaan badmood otomatis level baper saya akan meningkat tajam, seperti depresi tapi pada tahap yang rendah sekali. Semua - semua yang terjadi banyak yang akan saya masukkan hati alias saya mudah baper. Mulai dari tiba - tiba ingat cerita yang tidak mengenakkan hati, berpikiran negatif untuk sesuatu yang saya hadapi, lebih cepat tersinggung dengan omongan atau t...