Yes....akhirnya tangan dan jari - jari ini mau ngetik - ngetik lagi di blog ini setelah 2 hari malas mendera dan tidak ada ide apa yang akan aku tulis. Sekali ngetik tulisan judulnya udah seperti judul skripsi, korelasi dan hubungan, hahaha. Tiba - tiba aja ingin membahas tentang badmood alias suasana hati yang buruk. Benar begitu bukan artinya? Intinya ketika seseorang yang dalam keadaan tidak enak hati, galau, tidak tenang dan yang lain - lain yang tidak jauh beda dengan perasaan - perasaan itu.
Lalu apa korelasi atau hububgan antara badmood dan rasa bahagia? Kalau untuk saya, sangat erat sekali hubungannya. Ketika dalan keadaan badmood otomatis level baper saya akan meningkat tajam, seperti depresi tapi pada tahap yang rendah sekali. Semua - semua yang terjadi banyak yang akan saya masukkan hati alias saya mudah baper. Mulai dari tiba - tiba ingat cerita yang tidak mengenakkan hati, berpikiran negatif untuk sesuatu yang saya hadapi, lebih cepat tersinggung dengan omongan atau tulisan orang lain dan beberapa hal negatif lainnya. Dengan adanya mood yang tiba - tiba drop dan level kebaperan saya meningkat tajam, akhirnya mengurangi rasa bahagia yang seharusnya saya rasakan. Lalu sampai kapan biasanya saya akan bisa kembali normal? Lama tidaknya tergantung usaha saya untuk bisa mengembalikan hati saya normal kembali. Pastinya saya tidak mau berlama - lama berada dalam keadaan badmood yang merusak kebahagiaan saya.
Berikut beberapa hal yang biasa saya lakukan untuk menghalau badmood dan kebaperan yang saya alami :
1. Bersih - bersih rumah
- Salah satu hal yang membuat mood saya semakin buruk biasanya ketika saya melihat rumah berantakan dan ada barang - barang yang seharusnya dibuang tapi masih berserakan, atau barang - barang lama yang menumpuk. Nah, ketika saya semangat bersih - bersih dan hasilnya rumah saya lebih rapi, mood saya akan bisa lebih baik dari sebelumnya.
2. Mengingat Kemudahan yang Allah berikan.
- Cara ini cukup ampuh untuk meningkatkan mood saya. Bersyukur dan mengingat hal - hal baik yang sudah Allah berikan.
3. Pergi ke Salon
- Kerjaan wanita ya pergi ke salon, hehe. Selain menperbaiki mood, pergi ke salon juga membuat badan terawat lebih maksimal.
4. Menulis di Blog
- Apa saja bisa saja di tulis di blog, selama tidak membuka aib diri sendiri atau siapapun. Kalau suka menulis, menulis di blog ada pilihan juga untuk memperbaiki mood
5. Hindari bertemu dengan Orang yang memberikan aura negatif.
- Bayangkan ketika sedang badmood dan mudah baper, lalu bertemu dengan orang yang suka membully dan membicarakan hal - hal yang negatif. Semakin buruk pastinya ya mood kita.
6. Membantu Orang Lain
- Bisa dengan bersedekah, membagikan nasi bungkus atau apa saja yang bisa meringankan beban orang lain.
7. Lihat wajah suami dan anak dengan kasih sayang
- Siapakah yang sebenarnya ingin kita bahagiakan? Yang seharusnya menjadi bagian penting yang harus kita pikirkan? Yap, suami dan anak - anak kita, orang terdekat saat ini, karena orang tua jauh dari kampung halaman.
Masih ada beberapa hal yang biasanya saya lakukan untuk memperbaiki mood saya. Seperti jalan - jalan ke mall, olahraga dan beberapa hal bermanfaat lainnya. Usahakan untuk segera mencari cara bahagia kembali ketika mood buruk, karena banyak hal yang sebenarnya layak kita jadikan energi positif untuk diri kita. Sangat rugi sekali jika terlalu lama membiarkan diri dalam mood yang buruk dan baper berkepanjangan, karena bahagia itu sederhana dan hak kita.
Comments