Tugas Ibu itu salah satunya harus siap menjadi konsultan untuk anak anak sekaligus pengawal mereka untuk segala kegiatan baik di sekolah ataupun di luar sekolah. Saya merasakan sekali betapa peran saya untuk bisa mengarahkan, memotivasi dan mendampingi anak anak sangat diperlukan. Khusus untuk Ibu bekerja tetap bisa mengontrol segala kegiatan anak juga kok...sudah ada fasilitas komunikasi yang canggih, intinya lebih pada kualitas bukan sekedar kuantitas.
Setelah resign memang full waktu saya untuk anak - anak. Sehingga saya bener bener mengikuti setiap kegiatan mereka dari A-Z, kecuali mereka di sekolah ya. Mulai dari bangun tidur sampai tidur malam hari^^.
Saya cerita tentang raihan dulu. Dia sekolah dari jam 7 - 2 siang, sampai rumah jam 3 sore karena pakai mobil jemputan. Setelah pulang sekolah, bersih bersih dan sholat ashar, langsung cuss main sama teman temannya sampai menjelang maghrib. Dulu sempat 1 tahun setiap maghrib sampai jam 8 malam ikut kelas mengaji di masjid dekat rumah. Tapi semenjak kegiatan di sekolah semakin banyak dan lebih butuh waktu mengulang pelajaran, akhirnya kelas mengaji saya istirahatkan dulu, toh di sekolah dia juga ada tahfidz dan alquran. Kelas 2 ini kegiatan Raihan semakin nambah, futsal yang 2 kali seminggu, taekwondo (club luar sekolah) 2 kali seminggu dan pembinaan sains untuk persiapan olimpiade, belum kalo harus ada liga futsal atau outbond dari sekolah. Bunda-nya harus siap sedia mengawal semua kegiatannya, waktu istirahat, berkomunikasi untuk memastikan bahwa dia menikmati semua aktifitasnya dan juga memperhatikan asupan gizi biar tetap sehat.
Kalau untuk afifah, dia belum banyak kegiatan seperti mas raihan. Tapi karena dia pengen sekali untuk masuk taekwondo, akhirnya saya daftarkan untuk masuk club O2TC. Alhamdulillah sampai sekarang semangat meski memang beberapa kali moody untuk latihan. Sebenarnya Afifah sangat suka menggambar, tiap seminggu sekali saya harus menyediakan 7 buku tulis atau buku gambar (1 hari 1 buku) untuk dia gambarin apa saja, heehehe. Sekarang sedang cari club menggambar tapi belum ketemu yang deket. Gak papa-lah...afifah begini aja sudah sangat menikmati. Kalo ngaji iqro sementara sama bunda-nya dulu, ditambah hafala juz amma (waktu untuk mengantar dan menunggu afifah mengaji tabrakan dengan jam pulang mas raihan, bener bener harus bisa bagi waktu, afifah belum bisa ditinggal).
Saya tidak pernah memaksakan untuk semua kegiatan yang anak anak ikuti. Apapun kegiatan yang mereka ikuti harus dengan keinginan mereka sendiri, tapi tetap harus saya motivasi ketika sedang malas atau mengingatkan ketika mereka asyik bermain dengan teman temannya padahal waktunya mereka berangkat latihan.
Menurut saya, memilih kegiatan positif buat anak itu perlu, tanpa harus memaksa. Mereka juga perlu diberitahu apa saja kegiatan yang bermanfaat dan tidak bermanfaat, diarahkan untuk menekuni hobi, biarkan mereka memilih sesuai keinginan mereka dan menjalani dengan senang hati😘
Depok, 18 Februari 2018
#Onedayonepost
#ODOPbatch5




Comments