Skip to main content

Ketika Malas Melanda...


"Malas adalah salah satu musuh terbesar dalam perjalanan hidup. Ketika tujuan selalu di dalam pikiran untuk dicapai, tapi raga seakan menolak untuk melakukan. Pada saat itulah, hati terus dihantui kegalauan. Kapan..sampai kapan...selalu akan seperti saat ini, tidak ada perubahan"


Siapa sih yang ga pengen berat badan proposional....?
Siapa sih yang ga pengen punya wajah glowing dan cerah? 
Semua saya pengen, Tapi.............ketika pengen hanya sekedar pengen :( :( :(
 
Hohohoho,. sebenarnya...saya hanya ingin menulis tentang keinginan saya untuk menurunkan berat badan dan mencerahkan wajah saya yang kian lama kian kusam, masalah yang buat beberapa orang sebenarnya hal simple banget, tapi saya-nya lebay...hehehhe. Sudah tiap hari pikiran - pikiran untuk diet dan perawatan selalu menganggu, tapi tidak ada action sekalipun, yang ada hanya perasaan galau...kapan semua akan bener - bener menjadi sebuah kenyataan tanpa harus ada excuse ini itu.

Kedua masalah ini sebenarnya sudah menjadi masalah rutin saya bertahun tahun. Beberapa kali semangat untuk mencoba well-being khususnya untuk perawatan diri saya, tapi banyak kandasnya hanya gara - gara tidak konsisten dan malas, yack...catat..malasssss. Malas bikin saya jadi ga konsisten, kemarin bisa seharian semangat 100% full untuk menjaga asupan kalori yang masuk...tapi hari ini belum juga pagi semua rencana yang telah disusun kandas ditengah jalan, hanya karena sepotong roti tawar yang di olesi mentega dan meses coklat. Setelah pagi gagal..maka bisa dipastikan siang sampai akan berantakan ga karu - karuan.

Ga jauh dari menjaga makanan, pun dengan olahraga. Aihhhh....ini mah impiannya aja bisa setengah jam sekedar jogging ditaman sambil menghirup udara segar. Yang ada hanya semangat beli sepatu dan baju olahraga, tapi kebanyakannya akan numpuk dengan manis dilemari, ga dipakai - pakai. Zumba dan yoga gratis yang di adakan di kantor pun cuman diikuti sekali, setelah alasan sana sini, sebagian syar'i sih...tapi lebih banyaknya hanya karena saya malas dan tidak konsisten.

Bercerita tentang masalah perawatan wajah juga, sudah banyak product saya coba. Dari mulai dokter, klinik kecantikan, beli krim - krim wajah kaya SK II atau juga rekomendasi dari...semuaaa sudah saya jalankan. Tapi itu semangatnya hanya diawal, setelahnya wassalam. Saya tetap akan kembali dengan kemalasan saya, pulang kantor masuk kamar mandi, cuci muka setelah itu mau mulai perawatan kaya cleaning toner dan krim malam...banyak lupanya, ke dokter pun jarang....Hiks, mau jadi apa pula aku ini.

Ada pada satu waktu saya ingin sekali cari ahli hipnotis untuk membuat saya hanya fokus ke perawatan diri, melupakan kemalasan. Sedemikian saya putus asa dengan kemampuan diri saya untuk mengatasi segala bentuk kemalasan. Akut...bener - bener akut, sampai saya pun ga tau harus bagaimana untuk bisa jadi konsisten untuk dua masalah luar biasa ini#ahh...saya mulai lebay. Tapi bener loh, sampai detik saya menulis ini pun saya masih mencoba meraba hati saya, apa sih sebenarnya yang saya mau itu, sampai kemalasan untuk mengatur gaya hidup dan peawatan wajah ini pun susah untuk saya hilangkan. Sampai kapan? terus kalo saya masih nanya ke orang lain, orang lain mau nanya ke siapa.

Jadi intinya.....saya sampai detik ini masih terus menerus menghalau kemalasan saya, mencari inti permasalahan dan mencari penyemangat untuk membuat saya jadi lebih disiplin dan konsiten dengan cita - cita saya. Ah apalah juga kalo masalah sebenarnya adalah pada mindset saya...mencoba menjadikan itu bukan hal rumit tapi perlu pelan - pelan menjadi kebiasan hidup yang berdampak pada "well-being" saya. Terus kesimpulanya apa ? ya sudah..jalani aja dengan tetap mencari formula terbaik untuk membentuk kebiasaan baik tiap saat. Tidak perlu terpaku pada satu tujuan, tapi fokus pada tiap perubahan kebiasaan hidup yang lebih baik. 3 hal sihhhh menurut aku, berdoa, lawan kemalasan itu dan terus banyak menambah ilmu - ilmu baru untuk memberi semangat baru juga. Mudah???? tetap aja sulit....hahaha. Tapi selalu semangaaattttt^^


Comments

Helena said…
eh sama banget. Aku tuh kadang semangat banget di awal trus lama-lama sirna. Itu sih karena motivasinya kurang kuat. Jadi aku mikir lagi kenapa harus melakukan hal itu supaya semangat kembali membara
Selalu mencoba memunculkan semangat yaaaaaa....semoga selalu bisa konsisten..hehehee. salam kenal mba^^

Popular posts from this blog

Alhamdulillah, Anak Lanang Sudah Sunat

Salah satu proses sakral dan dilakukan sekali seumur hidup bagi laki - laki adalah sunat atau khitan. Kebetulan saya punya anak lanang, pastinya harus siap menghadapi proses itu. Meskipun yang sunat anaknya, yang lebay dan deg - degan kok ya bundanya😁. Raihan minta sunat sebenarnya sudah dari kelas 1 SD kemarin pas usianya masih 6,5 tahun, tapi saya belum tega. Setelah dia naik kelas 2 SD dan masih tetep ngeyel minta sunat, akhirnya saya janjikan liburan semester 1 bulan desember 2017. Senang bukan main dia, sudah nanya -nanya terus kapan liburan. Semangat bukan main ingin sunat, mungkin karena beberapa teman di perumahan sudah pada sunat jadi dia tidak takut dengan istilah sunat itu. Akhirnya desember 2017 kemarin kita mudik liburan di nganjuk, sekalian sunat di rumah Kakung. Sengaja memang saya sunat raihan di nganjuk, karena sudah lama dia tidak ketemu keluarga di Nganjuk dan Kediri. Tidak banyak persiapan yang saya lakukan, karena Ibu saya sudah cukup pengalaman nyunatin ...

Ibu, Wanita Hebatku

Adakah yang senasib seperti saya?jauh dari kampung halaman, jauh dari orang tua dan pastinya jauh dari Ibu. Segala hal yang saya rindukan dari beliau. Pelukannya, kesediaannya mendengarkan keluh kesah saya dan masakan beliau yang tiada duanya. Belum ada di Depok yang bisa mengalahkan enaknya masakan Ibu, dari mulai sayur lodeh, sayur ayam lodo, kepala kambing masak santan bahkan sayur beningnya pun saya sangat suka. Ibu saya wanita yang tangguh, ibu rumah tangga yang tidak pernah mengeluh dan selalu menerima apapun yang Ayah berikan. Sebisa mungkin apa yang Ayah berikan selalu beliau cukupkan. Banyak kebaikan yang saya pelajari dari beliau. Kesabaran beliau menghadapi anaknya yang bandelnya minta ampun ini, yang suka ngebut kalau bawa motor, ngabisin uang jajan ke warnet pada saat itu untuk chatting bahkan bolos les di sekolah. Ibu saya wanita yang aktif dengan kegiatan di desa, kecamatan bahkan kabupaten. Kiprah beliau sebagai ibu PKK dan muslimat NU membuahkan banyak ...

Club Taekwondo "O2TC" di Depok

Setelah di tulisan sebelumnya saya pernah menceritakan kegiatan raihan dan afifah yang salah satunya adalah taekwondo. Sekarang saya ingin menceritakan lebih detail tentang club tempat anak - anak latihan taekwondo yang bernama O2TC. Siapa tahu nanti ada ibu - ibu seperti saya yang ingin mencarikan tempat latihan taekwondo untuk anaknya dan searching di internet,  menemukan tulisan saya di blog ini dan bisa dijadikan referensi^^.    Tentang Club Taekwondo O2TC O2TC ini berada di GOR Kesang, jalan Kalimantan Raya, Beji, Depok, tidak jauh dari SDIT Al Muqorrobin. Nama O2TC sendiri merupakan singkatan dari 2 nama sabeum-nya (sabeum : sebutan pelatih untuk taekwondo), Ochied dan Odie. Latihan dijadwalkan seminggu 2 kali yaitu hari selasa dan sabtu setiap jam 15.30 s.d jam 17.45 Wib untuk kelas reguler, sedangkan untuk kelas prestasi dari senin - sabtu tiap jam 19.00 - 21.00 Wib.  Fasilitas dan Pengembangan O2TC memiliki tempat l...

Family Gathering Alki Level 2 di Pondok Zidane

Week end kali ini kayaknya akan full buat Mas Raihan, karena kebetulan hari ini ada family gathering level 2 Sekolahnya dan besok mas raihan ikut di liga futsal AAFI. Menyenangkan sih acara gathering family hari ini, banyak keluarga dari anak -anak level 2 yang hadir. Acara dilaksanakan di Pondok Zidane Sawangan Depok, dari jam 8 pagi - 2 siang. Kita datang terlambat karena berangkat mepet jam 8, alhamdulillah ga macet banget di jalan, karena memang sengaja ga pake mobil, enakan pake motor..wuss wuss wuss. Area di pondok zidane cukup luas dengan fasilitas outbond yang lengkap.  Mulai dari kapal-kapalan, halang rintang, flying fox ada kolam renang juga, kalo ga salah mereka juga menyewakan becak mini dan mainan balon (yang 2 item ini kebetulan ga ada). Tempatnya pun bersih dan sejuk, cocok lah kalo untuk melepas penat sejenak. Ada game juga loh buat orang tua wali murid, seru..rame pisan. hehehe. Oh ya, tempat parkirnya juga luas..cukup untuk mobil dan motor. ...

Tentang Saya...Dulu dan Sekarang

Saya adalah anak rantau, 11 tahun meninggalkan kota kelahiran...tepatnya semenjak saya diterima kerja di Jakarta, di salah satu Perusahaan milik negara yang terletak di sekitar Monas (bukan Pertamina loh..hehe). Sebenarnya kalo jauh dari kampung halaman sudah mulai sejak saya kuliah, disalah satu universitas Negeri di Surabaya, tapi saat itu rasa sebagai anak rantau belum begitu melekat karena seminggu sekali-pun saya bisa pulang hanya dengan waktu  2.5 jam dari terminal bungurasih, pun biaya hidup saya masih sepenuhnya ditanggung oleh orang tua. Saya adalah anak desa disalah satu kota kecil di Jawa Timur. Desa yang selalu saya rindukan karena begitu banyak kenangan indah disana. Desa yang terkenal dengan jajanan "dumbleg", jajanan ini hanya ada di desa saya. Masa kecil saya yang sangat bahagia, dengan segala kesederhanaan dan keceriaan bersama teman-teman. Saya selalu rindu dengan orang tua saya, orang tua yang selalu memberikan banyak pelajaran hidup untuk saya, mendukung...

Merindukannya Bukan Untuk Kembali

Kemarin adalah pertama kalinya saya main ke ex-kantor setelah saya memutuskan untuk resign dan menjadi full time mother.  Biasanya sangat susah buat saya mengatur waktu karena jam sekolah Raihan dan Afifah yang berbeda. Kebetulan kemarin Raihan libur dan ada tetangga yang bisa saya titipin. Saya sudah mulai tega meninggalkan Raihan sendirian di rumah selama ada tetangga yang bisa dititipin, karena Raihan lebih suka main dengan teman - temannya daripada ikut saya pergi. Menginjakkan kaki kembali di kantor kesayangan setelah 10 bulan resign, membuat hati saya berdesir. Saya seperti masih merasakan salah satu bagian dari Perusahaan ini. Dulu saya meninggalkan pekerjaan dan status saya sebagai karyawan perusahaan murni karena saya ingin resign demi keluarga bukan karena ketidaknyamanan saya di Kantor. Bertemu teman - teman lama yang sudah seperti keluarga membuat perasaan rindu di hati meluap.  Dulu dengan mereka saya banyak berdiskusi tentang pekerjaan dan mengobrol ...

Say...Alhamdulillah

Bismillah... Alhamdulillah Ya Rabb..senyum itu masih tersungging di bibirku, hati ini terasa lebih yakin dan tenang dalam melangkah saat aku dekat pada-MU.. Aku tidak perlu sedih dan sakit dengan semua keputusanku ini, dengan semua yang telah terjadi. Karena aku yakin ini adalah teguran dari-MU ya Rabb, ENGKAU masih sangat menyayangiku, ENGKAU telah menyelamatkan aku dari hal-hal yang membuatku jauh dari-MU, ENGKAU yang melepaskan semua beban dari hatiku, ENGKAU telah menunjukkan kebenaran atas apa yang tidak aku ketahui, ENGKAU yang menyadarkan bahwa yang menurutku baik ternyata hanyalah nafsu duniaku, ENGKAU yang Maha Tau bagaimana membuatku bisa menjadi lebih baik, ENGKAU telah menegurku dan membangunkan dari tidur panjangku.. Kebahagiaan yang aku rasakan kemarin hanyalah semu, aku terlena dengan "kemanisan" dunia, terhanyut oleh suasana yang membuatku jauh dari-MU...Aku bersyukur dengan semua itu, aku bersyukur pernah merasakan hal itu, karenanya aku tau kekurang...

Korelasi Antara Badmood dan Rasa Bahagia

Yes....akhirnya tangan dan jari - jari ini mau ngetik - ngetik lagi di blog ini setelah 2 hari malas mendera dan tidak ada ide apa yang akan aku tulis. Sekali ngetik tulisan judulnya udah seperti judul skripsi, korelasi dan hubungan, hahaha. Tiba - tiba aja ingin membahas tentang badmood alias suasana hati yang buruk. Benar begitu bukan artinya? Intinya ketika seseorang yang dalam keadaan tidak enak hati, galau, tidak tenang dan yang lain - lain yang tidak jauh beda dengan perasaan - perasaan itu. Lalu apa korelasi atau hububgan antara badmood dan rasa bahagia? Kalau untuk saya, sangat erat sekali hubungannya. Ketika dalan keadaan badmood otomatis level baper saya akan meningkat tajam, seperti depresi tapi pada tahap yang rendah sekali. Semua - semua yang terjadi banyak yang akan saya masukkan hati alias saya mudah baper. Mulai dari tiba - tiba ingat cerita yang tidak mengenakkan hati, berpikiran negatif untuk sesuatu yang saya hadapi, lebih cepat tersinggung dengan omongan atau t...