Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2018

Aku Mulai Menyukaimu "Jengkol"

Ada yang suka banget sama jengkol?


Saya....bukan penggemar jengkol, tapi kayaknya sebentar lagi saya akan menjadi penyuka jengkol tiada tara. Emang bener kata orang, tak kenal maka tak sayang...tak coba maka tak menjadi suka. Saya contohnya...hihihi.

Saya baru tau jengkol ketika saya di Jakarta, bentuknya yang bulat dan teksturnya keras tidak menarik banget di mata saya. Sama sekali ga mau ngincip, apalagi makan dalam jumlah banyak. Tiap teman teman atau tetangga heboh dengan jengkol, saya cuman mikir..kaya apa enaknya ya, bayangan saya jengkol itu pahit๐Ÿ˜‚


Hingga di hari ini saya mulai jatuh cinta dengan jengkol.  Berawal dari saya beli satu plastik semur jengkol di market day sekolah afifah. Tertarik mencoba 1 aja karena ibu ibu pada rebutan beli jengkol sampai banyak yang ga kebagian. Incip incip lah satu, saya tambahi dengan pepes tahu dan sambal. Ketika gigitan pertama dan saya kunyah....waaawww..enak ternyata. Rasanya ga ada pahit pahitnya dan kenyal kenyal gimana gitu. Sedikit sed…

Gue Ga Tau Mau Nulis Apa Hari Ini..

Gaessss...

Gue lagi males banget nulis di blog hari ini ga tau kenapa. Ga ada ide mau nulis apapun...otak kaya kaku, tangan gue juga mager mau ketik ketik. Ini jadi ga mager karena gue punya utang nulis di ODOP..xixixi.

Seharian ini gue lumayan rempong sama urusan market day di sekolah afifah, sampe sampe setrikaan yang harusnya kelar hari ini jadi numpuk di kamar kecil tempat gue naruh bermacam macam pendingan kerjaan gue.

Abis anter afifah, gue kumpul kumpul sama ibu ibu kelasnya afifah buat mbahas market day dan itu lama gaessss....3 jam, ngebahas soal market day ditambah perpisahan TK B nanti jadinya mau jalan kemana, floating market Bandung apa Taman Safari Bogor. Menurut lo enakan mana gaes? gue ngikut saran terbaik deh๐Ÿ˜‹

Abis jemput afifah, gue masih harus naik gojek buat print poster market day yang gue bikin sambil kumpul kumpul sama ibu ibu tadi. Murce sih..cuman 7ribu untuk ukuran A3 dengan kertas tebal glowing gitu deh gaes.

Sampai rumah...siap siap masakin raihan  yang bi…

Diary Tita : Terimakasih Sudah (Pernah) Menjadikanku Spesial

Tita memandangi lukisan bunga itu untuk kesekian kali, mata-nya menerawang teringat sebuah kisah beberapa tahun silam.

~~~~~~~~~~~~~
"Jadi kamu menolakku tita? setelah sekian lama kita sudah melewati hari hari bersama, aku selalu siap sedia di sampingmu, ak selalu ada untuk kamu. Dan kamu seperti tidak menolak kehadiranku saat itu, kenapa?. Tidak percayakah kamu ketika aku mengatakan, rasa sayang ini sudah ada sejak kita di bangku Sekolah Dasar dan semakin bertambah besar saat kita sekolah di SMA yang sama. Ini lebih dari rasa kecewa....lebih dari rasa sakit. Kamu sudah menghancurkan mimpi indahku, membawaku terbang dan menghempaskan sedemikian rupa". Sambil berusaha menahan amarah dan sedih, aryo berusaha tetap tenang..meski getaran kekecewaannya sangat dirasakan oleh Tita.

Tita harus mengambil keputusan ini, melepas aryo sebelum mereka berikrar menjadi kekasih. Tekanan dari pihak ke-tiga khususnya orang tua tita bukanlah hal mudah untuk ditentang Tita, yang saat itu baru m…

Dilan....Maaf Saya Belum Sempat Menemuimu

Hahaha..judul saya lebay ya๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

Lagi booming nih film Dilan akhir - akhir ini, dan saya sudah riweh kepo-in all about tentang film Dilan dari sebulan yang lalu. Awal saya tau Novel Dilan1990 difilmkan ketika saya nonton film juki bareng suami dan 2 anak saya. Sebelum film Juki di tayangkan ada trailer film dilan yang bikin  saya penasaran dan saya stalking di IG, langsung bermunculan tentang Dilan dan Melia. Berlanjut saya searching di google cerita tentang dilan dan akhirnya saya mendapatkan PDF Novel dilan lengkap dari teman yang baik hati. Waaaaahh..semakin saya jatuh cinta dengan ceritanya, apalagi karena keseringan stalking di IG saya tambah jatuh cinta sama pemerannya...brondong jauh dari saya..dedek iqbaal๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ (duh ya..mas bagusss..jangan baca blog saya yang ini ya..wkwkwk).
Lalu....ini sudah lewat tanggal 25 januari 2018, perdana ditayangkan film Dilannya, harusnya saya yang sudah riweh kepoin dari awal film ini udah cuss dong nonton. Hahai....ternyataaaa saya masih duduk …

Family Gathering Alki Level 2 di Pondok Zidane

Week end kali ini kayaknya akan full buat Mas Raihan, karena kebetulan hari ini ada family gathering level 2 Sekolahnya dan besok mas raihan ikut di liga futsal AAFI.



Menyenangkan sih acara gathering family hari ini, banyak keluarga dari anak -anak level 2 yang hadir. Acara dilaksanakan di Pondok Zidane Sawangan Depok, dari jam 8 pagi - 2 siang. Kita datang terlambat karena berangkat mepet jam 8, alhamdulillah ga macet banget di jalan, karena memang sengaja ga pake mobil, enakan pake motor..wuss wuss wuss.

Area di pondok zidane cukup luas dengan fasilitas outbond yang lengkap.  Mulai dari kapal-kapalan, halang rintang, flying fox ada kolam renang juga, kalo ga salah mereka juga menyewakan becak mini dan mainan balon (yang 2 item ini kebetulan ga ada). Tempatnya pun bersih dan sejuk, cocok lah kalo untuk melepas penat sejenak. Ada game juga loh buat orang tua wali murid, seru..rame pisan. hehehe. Oh ya, tempat parkirnya juga luas..cukup untuk mobil dan motor.


Soal biaya masuk, berhubun…

Nikmatilah Jalanmu

Dari beberapa hal saya belajar. Jika pilihan hidup, tugas, amanah dan peran kita kerjakan dengan hati yang lapang dan penuh syukur maka semuanya akan terasa lebih ringan.

Tapi saat kita merasa tugas, amanah ataupun peran yang harus kita jalani sekarang adalah sesuatu yang tidak mengasyikkan, membuat tenaga waktu dan pikiran banyak tersita, tidak ada hal positif dan menarik yg bisa kita lihat, pastilah akan merasakan berat, seberat beratnya.

Lalu...apakah pilihan kita selanjutnya saat dihadapkan pada jalan yang ternyata berat kita lalui. Take it or leave it?

Kalo take it...memilih tetap pada jalan itu, maka nikmatilah apa yang di jalani meskipun berat (ini pasti bukanlah hal mudah)..cari sisi positif dari apa yang harus di jalani, karena sangat merugi jika 24 jam harus menjalani situasi yang berat padahal ada hal positif yang harusnya bisa dirasakan. Berdoa sebagai hal berat itu adalah ladang pahala untuk kita. amiinn

Jika leave it, yakinlah bahwa semua butuh proses, smua butuh perjuan…

Thanks ODOP, Jadi Semangat Menulis Lagi

Sudah lebih dari 6 bulan blog saya ini mati suri lagi...terakhir menulis karena ada blog competition di ex-kantor dalam rangka HUT yang ke 4 ( lumayan..akhirnya dapat juara 2, dapet duit deh๐Ÿ˜ƒ). Niatnya sih ada, pengen nulis tiap hari....tapi kenyataannya waktu saya habis untuk anak saya, suami saya, kegiatan ibu ibu dan yang sebenarnya menyita waktu itu kaya kepoin IG, FB sama keasyikan chit chat di group WA Sama temen temen nun jauh disana.

Sebenarnya beberapa kali saya masih menyempatkan untuk bikin bikin tulisan pendek di FB, sekedar pengen ngeluarin uneg - uneg atau sharing sesuatu, tapi rasanya mau di copy di blog itu malesss banget. Yach..mungkin suatu saat tulisan tulisan pendek itu akan aku copy disini dengan beberapa editan, biar inget...biar bisa dibaca juga di blog ini.
Terus....kenapa 4 hari ini blogku jadi ada isinya lagi, nulis mulu tiap hari, meskipun masih pake handphone nulisya, belum bener bener di depan laptop. Yap....karena saya lolos seleksi untuk jadi salah satu…

Menjadi Ibu yang Menghargai Waktu

"Cepetan donk...mandinya lama banget", "ini sarapan kenapa lama sekali, sudah setengah 7 lebih, ,nanti terlambat", "ayah....maaf ya, belum sempat bikinkan kopi", "adek....ga pake teriak teriak ya kalo panggil panggil bunda"..dan beberapa kalimat lain yang keluar dari mulut saya dengan nada yang lumayan tinggi di pagi hari...

Kenapa hari ini bisa kaya gini? harusnya pagi pagi saya tuh kalem...gak grabak grubuk, anak anak pun terkondisikan dengan baik, sarapan dan kopi sudah siap plus hal hal lain yang seharusnya sudah tertata rapi. Jawabannya hanyalah karena pagi ini saya bangun terlambat 30 menit dari biasanya. Fyuh...betapa waktu 30 menit itu begitu berguna untuk membuat hari ini bisa saya mulai dengan baik. Mentang mentang gak perlu sholat shubuh jadi males males-an dan efeknya begitu berpengaruh untuk mood saya, bahkan mungkin perasaan bahagia di hati suami dan anak anak saya berkurang banyak karena melihat saya begitu "kemrungsung"…

Ketika Kenangan Itu Tidak Hanya Sekedar Kuliah

Sungai Kalimas, jalan Kayoon, saat itu....
Anak perempuan berusia sekitar 9 tahun itu sudah lama tidak saya lihat di tempat kami biasa mengajar mengaji anak anak jalanan di sekitar kayoon, padahal dia adalah salah satu anak yang rajin meski pagi harus sekolah dan membantu neneknya mencari tambahan untuk makan. Ketika akhirnya salah satu murid ngaji kami menginfokan kalo anak ini sedang sakit dan sudah lama tidak sekolah.
Akhirnya kami mendatangi rumahnya untuk menjenguknya....ah..mungkin bukan rumah ya, tapi semacam gubuk di pinggiran sungai dengan tempat tidur yang menjadi satu dengan ruang tamu. Dia hanya tinggal dengan nenek dan ayahnya, karena orang tuanya sudah bercerai dan ibunya tinggal dengan suami barunya.

Neneknya menemui kami, dengan wajah sedihnya bahwa anak perempuan ini saya panggil saja "euis" sudah 1 minggu tidak bisa berjalan, dan merasakan nyeri di sekitar pahanya. Kami tanpa berpikir panjang langsung membawa euis ke ke rumah sakit Dr. Sutomo. Malam malam …

Tentang Saya...Dulu dan Sekarang

Saya adalah anak rantau, 11 tahun meninggalkan kota kelahiran...tepatnya semenjak saya diterima kerja di Jakarta, di salah satu Perusahaan milik negara yang terletak di sekitar Monas (bukan Pertamina loh..hehe). Sebenarnya kalo jauh dari kampung halaman sudah mulai sejak saya kuliah, disalah satu universitas Negeri di Surabaya, tapi saat itu rasa sebagai anak rantau belum begitu melekat karena seminggu sekali-pun saya bisa pulang hanya dengan waktu  2.5 jam dari terminal bungurasih, pun biaya hidup saya masih sepenuhnya ditanggung oleh orang tua.

Saya adalah anak desa disalah satu kota kecil di Jawa Timur. Desa yang selalu saya rindukan karena begitu banyak kenangan indah disana. Desa yang terkenal dengan jajanan "dumbleg", jajanan ini hanya ada di desa saya. Masa kecil saya yang sangat bahagia, dengan segala kesederhanaan dan keceriaan bersama teman-teman. Saya selalu rindu dengan orang tua saya, orang tua yang selalu memberikan banyak pelajaran hidup untuk saya, mendukung …

Resign dan Menjadi Full Time Mother^^

Setelah 6 bulan resign baru kali ini saya sempat membuat tulisan di blog tentang pilihan hidup saya ini^^.

Saya resign akhir bulan juni 2017 kemarin, tepatnya setelah 10 tahun ( ga tepat 10 tahun sih, lebih beberapa bulan) saya berkarir di dunia kantoran yang hour office dari jam 8 pagi - 5 sore. Bukan sebuah keputusan yang mudah, karena 10 tahun menjalani menjadi wanita karir pasti banyak hal yang saya alami, bukan hanya soal materi tapi juga eksistensi saya sebagai wanita yang totalitas dibidang pekerjaan saya saat itu, di dunia HR ( Human Resources). Ah..kalo ingat lagi, saya mikir juga..sudah 6 bulan ini saya benar benar lepas dari dunia ke HR-an , masih inget ga ya kalo harus di kasih tugas tugas kaya dulu...hihihi.
Saya faham kenapa banyak ibu bekerja yang galau dengan posisi mereka sebagai ibu bekerja tapi mempunyai anak anak yang masih butuh perhatian ekstra di rumah, karena saya pun mengalami hal yang sama. Tapi tidak bisa juga digeneralisir ketika satu orang bisa memutuskan …