Skip to main content

Belajar dari Kesabaran Beruang-nya Masha

"Tahukan Anda di dalam setiap kepala seorang anak terdapat lebih dari 10 trilyun sel otak yang siap tumbuh. Satu bentakan atau makian mampu membunuh lebih dari 1 milyar sel otak saat itu juga. Satu cubitan atau pukulan mampu membunuh lebih dari 10 milyar sel otak saat itu juga. Sebaliknya 1 pujian atau pelukan akan membangun kecerdasan lebih dari 10 trilyun sel otak saat itu juga" --kutipan--




Pagi hari saya beberapa kali menemani afifah untuk melihat film kartun, apalagi jika yang di tontonnya Masha & The Bear, banyak hal yang harus saya jelaskan padanya. Begitu banyak hal - hal yang dilakukan masha yang buat kami para orang tua pasti akan merasakan riweh bukan main kalo benar - benar dihadapkan pada tingkah laku masha yang seperti itu. Masha yang tidak bisa diam, usil dan ga pakai mikir panjang kalo berantakin sesuatu. Gemesss...gemesss...gemesss..


Kebetulan pagi itu bercerita tentang beruang yang sedang sibuk dengan kerjaannya, dan masha datang ingin mengajak bermain. Karena kesibukannya beruang tidak memperhatikan masha yang sedang berulah di dalam rumah dan akhirnya baju-nya kotor kena saus dll karena ulahnya. Dengan sabar beruang mengangkat masha,  mencuci baju-nya yang kotor, memandikan dan menjahitkan baju baru untuk masha, dan itu terjadi berkali kali. Saya terhenyak, wuihhhh kalo saya mungkin udah ngomel panjang lebar dulu dan yang ada jadinya rame di rumah, hehehe. Beruang yang kalo dalam kenyataannya ngeri karena badannya yang gede dan garang, tapi bisa ya sesabar itu^^, meski hanya dalam film kartun, tapi itu mengingatkan saya betapa semua masalah tidak akan selesai jika hanya ngomel dan teriak pada anak. Belum tentu anak ngerti, yang ada mungkin malah takut dan nangis, 

Menahan emosi dan mengurangi omelan itu bukan hal mudah, tapi mencoba terus memahami bahwa seorang anak tidak akan menjadi lebih baik dengan omelan dan kemarahan akan menjadikan saya pelan - pelan mengurangi hal - hal negatif itu. Pada dasarnya seorang anak hanya butuh untuk di perhatikan, di berikan pemahaman pelan - pelan, dan dipahami apa sebenarnya yang mereka inginkan sehingga kita bisa mengarahkan mereka ke tindakan positif. Efek yang sangat tidak baik, apabila anak sering dibentak dan ditegur karena kesalahan - kesalahan mereka dengan cara yang keras, Alih - alih mereka sadar dan berhenti, yang ada mereka akan merasakan orang tua itu seperti musuh dan bukan sebagai sahabat, Anak menjadi tidak berani menceritakan apapun, karena dalam pikirannya sudah ketakutan dimarahi, lebih memilih untuk melampiaskan kesedihan, berbicara harapan dan menceritakan hal - hal yang menarik baginya bukan dengan orang tua, tapi dengan pihak luar yang kita pun tidak tahu apakah pengaruh dari orang luar itu bisa baik atau malah buruk untuk mereka.

Kurangi marah, kurangi omelan, selalu berusaha memahami dan mengerti situasi anak,...menciptakan situasi yang enak untuk mengatakan segala sesuatu yang ingin kita sampaikan^^, Jadikan diri kita sahabat untuk anak anak kita...^^


Comments

Popular posts from this blog

Digitalizing Your Self : Need4Speed, Mdmedia4nniversary

"Transformasi digital akan terus membawa dunia pada sebuah inovasi dari waktu ke waktu. Tranformasi diri ke arah digital pun akan menjadi harga mati. Eksis untuk terus berkembang mengikuti kemajuan atau kita akan tenggelam tergerus oleh zaman"

Bekerja di sebuah Perusahaan Digital selama kurang lebih 4 tahun membuat saya begitu familiar dengan segala hal terkait digital lifestyle. Saya selalu diingatkan bahwa saat ini inovasi - inovasi di dunia digital sudah sedemikian pesatnya, tidak hanya pada productnya tapi juga dalam segala aspek pendukung untuk bisa menjadikan product itu bisa dikenal oleh pasar. Mau tidak mau, saya juga selalu dituntut untuk selalu mengikuti trend digital, bukan hanya dari sisi sosial media yang bergaya ringan seperti instagram, path, facebook atau linkedin, tapi juga bagaimana belajar memanfaatkan aplikasi sehingga bisa menjadi salah satu media untuk meningkatkan personal branding saya,baik yang berhubungan dengan karir atau jika suatu saat nanti ingi…

Kebersamaan dalam Arisan di Resto Khasanti Depok

Sabtu kemarin akhirnya bisa juga ikut bergabung di arisan yang rutin diadakan tiap bulan oleh Ibu - ibu murid kelas 1 Shafa SDIT Alharaki Depok. Biasanya saya selalu absen karena diadakannya bertepatan dengan jam kerja. Menyenangkan bisa ketemu dengan ibu - ibu teman-nya raihan, asyik - asyik dan langsung akrab meski hanya ketemu sekali.
Hari itu yang datang alhamdulillah 11 orang, dari 32 wali murid. Bersantap bersama, berdiskusi tentang hal - hal yang berhubungan dengan perpisahan kelas 1 shafa nanti, karena kebetulan sebentar lagi akan masuk tahun ajaran baru, yach 2 bulan lagi lah. Bercanda dan yang pasti bisa jadi tempat bisnis loh...saling order barang dagangan masing -masing. Seru deh^^

Acara arisan dilakukan di Resto Khasanti, familiy resto yang ada di Depok. Saya suka sekali dengan ornamen Belanda dan suasana di khasanti ini hommy - sejuk - segar, banyak pohon dan tanaman di sekitar, area-nya juga cukup luas. Menu yang disajikan dengan berbagai banyak pilihan, sayang saya lu…

Kenyamanan itu di hati....^_^

Tiba - tiba terinspirasi menulis tentang kenyamanan......setelah bertahun - tahun mencoba menemukan arti nyaman sebenarnya di hati...he he he

Menjadi ibu rumah tangga adalah profesiku dan wanita karier adalah sampinganku dengan tetap menjaga prinsip profesionalisme, begitulah ak menyebut diriku. Aku tidak ambisi untuk sukses di dunia karier karena aku menganggap kesuksesan terbesarku adalah saat aku bisa menjadi ibu yang hebat buat raihan dan istri yang shalehah buat mas bagus,dan ak ingin melakukan sebaik - baiknya apa yang sudah menjadi tanggungjawabku, baik di rumahtanggaku atau di lingkungan kantorku. Aku bekerja  karena memang ada sebuah cita - cita yang ingin kami raih berdua demi kami , raihan dan orang tua....alhamdulillah, selama ak masih bisa menghandle semua, ak akan menjalani ini semua dengan berusaha nyaman^_^.

Allah begitu mempermudah jalan kami setelah menikah. Bersyukur punya suami yang begitu sabar dan mendukung semua kegiatanku, Ridho-nya untukku membuatku semakin te…